Hanya aku yang tahu isi hatiku…

“Tapi Aku Ga Transeksual kok…!”

Pernah punya temen yang bimbang dengan statusnya? Scara fisik laki-laki tapi dia sendiri merasa ‘cewe banget’atau sebaliknya, dia merasa cowo banget padahal fisiknya cewe. Bukan hanya 1 atau 2 orang yang merasakan itu, kurasa ribuan bahkan ratusan ribu orang merasakan hal itu. Alhamdulillah aku tidak… Kekurangan kah? Atau justru kelebihan? Entahlah, tergantung dari sudut mana kita memandangnya.
“aku punya teman seperti itu. Cantik, smart, baik, pake jilbab pula. Sudah banyak buku yang dia tulis” ada rasa kagum yang bisa kubaca pada raut wajahnya. “dia bilang dia tidak bisa menyalahkan orang-orang jika tidak mengerti pilihannya, apalagi menyalahkan takdir, itu tidak mungkin. Dia bisa menerima dengan ikhlas semuanya” temanku tersenyum saat menceritakannya, seakan dia menceritakan bidadari pujaan yang hanya ada dalam mimpi. Ya, bagaimana tidak, yang diceritakannya adalah seseorang dengan sex yang sama dengannya, yang tidak mungkin bisa dimiliki. Berbagai penolakan telah kukemukakan, namun tetap saja aku tak bisa menghilangkan kekagumannnya. Dia tetap menyelamatkannya “Tapi dia ga transeksual, inget itu!”
Hehehe…jujur, aku tdk berkompeten dalam bidang ini. Tapi ini kan Negara demokrasi, dimana kita bebas mengemukakan pendapat tanpa harus takut tiba-tiba ditangkap. Ya kan? Jadi kuputuskan untuk mengemukakan pendapatku padanya.
“Hmm…aku sih ga mau ambil pusing sama yang gituan. Kufikir mereka bukan ga tau apa yang mereka lakukan. Kalo mereka bilang ‘aku ga punya pilihan’, boong banget. Orang hidup itu kan selalu bisa memilih. Dari kecil aja kita udah dikasih berbagai pilihan bukan? Bahkan hingga saat ini aja kita masih memilih, mau menjalankan hidup kita seperti apa. Kalo dia bilang ‘aku ga transeksual kok’, apa itu boleh? Tapi apa transeksual adalah satu-satunya tolak ukur? Bukannya dalam agama islam itu ga boleh ya laki2 yang menirukan wanita? Seorang laki-laki pake jilbab, bukannya itu meniru wanita ya? Hehe…”
Aku diam sejenak sambil membaca air muka temanku, aku takut pendapatku malah menyakitinya.
“Aku sih ga masalah ya mereka kayak gitu. Toh ga ngerugiin aku. Lagipula itu kan pilihan mereka sendiri, bebas mo jadi apa aja. Ya kan? Yang penting berguna buat sesama lah. Tapi kalo aku punya temen kayak gitu sih aku akan berusaha biar dia ga salah pilih, karna kan Allah menciptakan kita ke dunia ini ga asal-asalan. Selalu ada alasan. Kenapa kita diciptakan sbg wanita? Kenapa kita diciptakan sbg laki-laki? Knp kita jd orang Indonesia?dsb”
Hhh…temanku tidak bergeming. Aku tau, pendapatku barusan tidak akan menghilangkan kekagumannya pada seseorang dengan wajah cantik, pintar, baik, berjilbab, dan tidak transeksual itu. Dan aku pun tidak ingin dia berubah fikiran, karna mungkin aku pun sama sepertinya, akan mengagumi sosok yang begitu beruntung telah diberi banyak kelebihan oleh Allah, jika aku mengenalnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s