Hanya aku yang tahu isi hatiku…

Kamu…

Perasaan ini membuatku benar-benar merasa “gila”. Kegilaan yang tak mampu kuhilangkan karna akan semakin “gila” jika aku berusaha untuk menghilangkannya.

Kamu…

Ini semua tentang kamu dengan pesan-pesan singkatmu yang mampu membuat aku “ketagihan”. Pesan singkat yang mampu membakar semangatku dalam waktu singkat menjadi begitu bersemangat.

Ini semua tentang kamu dengan gurauan-gurauan kecilmu yang slalu membuatku tersenyum walau cuaca hatiku sedang mendung. Mendung dikala melihat senyummu yang tak dapat kumiliki.

Ini semua tentang kamu dengan kehadiranmu didepan pintu rumahku yang selalu menjadi vitamin bagiku. Vitamin yang tak pernah ada dalam resep dokter namun mampu membuat hari-hariku menjadi hari terbaik sepanjang hidup.

Kamu…

Yang selalu ingin kuajak berdialog walau dalam diam. Setiap kukunjungi engkau dengan sekali klik, setiap itu pula hatiku tak mampu menahan rasa ini. Setiap kulihat namamu di ponselku, ingin rasanya aku menghapus agar aku melupakanmu, melupakan rasa ini. Rasa yang tak kan pernah mampu untuk kuungkapkan karna kau memiliki rasa yang sama pada orang lain. Rasa yang selalu kuharap suatu saat akan kau balas walau hanya sesaat.

Kamu…

Yang saat sedihmu selalu ingin kupinjami bahu untuk bersandar. Yang saat kesepianmu selalu ingin kurentangkan kedua tanganku, agar kau tahu bahwa aku akan selalu ada untukmu. Yang setiap langkahmu selalu ingin kuiringi dengan doaku. Yang setiap keluh kesahmu selalu ingin kusodorkan telingaku. Yang disetiap sikap manjamu selalu ingin kuhadiahi kedewasaanku.

Kamu…

Dalam diam aku selalu mengagumimu walau tak pernah terucap lewat bibirku. Walau kau tak pernah mengagumiku. Walau kini kau semakin jauh dari pandanganku.

Kamu…benar-benar membuatku semakin gila dengan segala kegilaan yang kumiliki.

6 responses

  1. Beruntung sekali ‘kamu’, yang memilki “senjata” dalam setiap petualangannya.

    January 23, 2010 at 6:25 pm

  2. seni

    sepertinya ini mennyampaikan isi hati para “secret admirer” yang hanya bisa mengagumi lewat “facebook”…mungkin akang termasuk didalamnya? hehehe

    January 23, 2010 at 7:21 pm

  3. Dahssyat Mba!

    Percis seperti kamu dia
    Samapai sekarang begitu dia

    Dia adalah Istriku yang tercinta
    Yang pelit mengucapkan cinta
    Tapi terasa ada pd-nya, asli

    Salam Damai!

    January 24, 2010 at 8:37 pm

  4. abah

    ketika energi cinta bersebrangan dengan alur keinginan dari fikiran,emosi, perasaan ataupun nafsu keduniaan, maka akan terjadi dinamika hidup yang tidak harus menjadi tragedi kehidupan. cinta itu energi Tuhan untuk kebaikan dan kemaslahatan. cinta itu rasa bukan perasaan. cinta itu sikap hidup yang didasari oleh prinsif dan kebijaksanaan ( the wisdom). dan cinta itu yang menyikapi kematiaan bukan tragedi. sekarang sang cinta tertutupi oleh kabut fikiran, perasaan, emosi ataupun nafsu dunia. dan akhirnya sang cinta sedang terasing dalam kehidupan seorang hamba

    January 26, 2010 at 8:10 am

  5. @abah
    Cinta itu energi Tuhan!
    I like it!

    Hanya hati yg lembut yg mampu menyerap meresonansikan getaran energi Tuhan itu. Hati yg pejal hanya bisa goyang memantulkan energi itu, kali.

    Salam Damai!

    March 12, 2010 at 12:31 am

  6. kamu kamu adalah….

    wach….seneng nya jd si “kamu”
    heehehehe

    Kunjungi blog saya

    June 7, 2010 at 8:38 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s