Hanya aku yang tahu isi hatiku…

Kp. Rambutan dikala hujan

Hari itu hujan turun sejak siang hari…sejak bus Kramat jati meluncur dengan mulusnya di jalan tol.

Aku beruntung saat itu jika dibandingkan orang2 yang terpaksa merelakan tubuhnya diguyur hujan karna tuntutan pekerjaan. contohnya saja di UKI. tidak sedikit orang basah kuyup karna lari dari satu bus ke bus lain untuk menjajakan dagangannya. Tapi bukan itu yang ingin kubagi saat ini. Ada hal yang sempat membuatku hampir menitikan air mata.

Terminal kampung rambutan…aku segera berlari ketika bus jurusan Subang-Kp.Rambutan itu berhenti untuk menurunkan penumpangnya. gerimis masih mengguyur jalanan saat itu. aku segera memasuki angkutan kota dengan nomor 41 karna tujuanku  ke cimanggis. Setelah menyamankan diri dalam angkot tersebut kulayangkan pandangan keluar sambil menunggu penumpang lain hingga angkot tersebut penuh dan siap berangkat.

“hahaha…awas!!giliran gua sekarang” suara dua orang anak kecil itu membuat pandanganku beralih. kulihat dua orang ank kecil sedang menendang-nendang kubangan air hujan tak jauh dari angkot yang aku tumpangi. Kira-kira 7 tahun umur mereka. Baju mereka basah, badan mereka menggigil karna terlalu lama kena hujan, kufikir.

ingin rasanya aku menghampiri mereka dan berkata, “De, jgn ujan-ujanan.nanti masuk angin loh” Tapi aku sadar, ini adalah salah satu dari “hiburan gratis” mereka, aku akan merenggut kebahagiaan mereka jika aku melarangnya. walau kedinginan mereka masih tetap bisa tertawa renyah.

Yang membuatku hampir menangis adalah ketika kulihat sebuah payung berukuran besar ditangan mereka. Ya…mereka adalah dua anak kecil yang berprofesi sebagai “ojeg payung”. Ah…sedih hatiku mendengarnya. Disaat adik-adikku sedang berselimut sambil minum segelas susu hangat dirumah, mereka malah harus bekerja tanpa memperdulikan diri sendiri yang kedinginan. Hampir saja aku menitikan air mata, tapi segera kualihkan pandanganku.tak sanggup aku melihatnya…tak sanggup aku membayangkan jika adikku ada diposisi mereka.naudzubillah…

Ya Allah..aku hanya bisa bersyukur kepadaMu.terimakasih atas nikmat yang Engkau berikan padaku, adiku, orang tuaku, dan seluruh keluargaku. Alhamdulillah…

Ya Allah, kalau boleh kuminta, tolong lindungi mereka, saudara yang tak kukenal secara langsung…saudara yang nasibnya tak seberuntung kami…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s