Hanya aku yang tahu isi hatiku…

To Love…

Kadang orang berfikir, terutama wanita, ‘Lebih baik dicintai daripada mencintai’. Benarkah?

Ketika kita dihadapkan pada pasangan dengan criteria yang sangat tidak kita harapkan menjadi pendamping hidup kita, tetapi dia sangat mencintai kita, benarkah kita bisa menerimanya? Benarkah kita akan bahagia?

Dalam bukunya Kahlil Gibran mengatakan ‘ Cinta harus dilandasi 3 hal, yaitu Nafsu, Tanggung Jawab, Kasih Sayang’. Ketiganya harus seimbang.

Jika kita hanya berharap dicintai tanpa mencintai, akankah ketiga hal tersebut kita laksanakan dengan seimbang? Ketika salah satu unsure tersebut berkurang intensitasnya, bagaimana menormalkannya kembali jika tidak dilandasi cinta?

Hh…bersyukurlah orang-orang yang berani mencintai orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s