Hanya aku yang tahu isi hatiku…

I’m Single and Very HaPpY…!

“Begadang” sudah menjadi kebiasaanku sejak masih berlabel ‘Mahasiswa S1’. Mengerjakan tugas-tugas yang tak pernah ada habisnya, atau hanya sekedar membaca ‘Chinmi’ yang sudah lebih dari 10 kali kulahap habis tiap series number­-nya.

Hari ini pun begitu…

Sejak jam 10 malam kubuka semua catatan kuliahku, tugas minggu lalu benar-benar membuatku harus bekerja keras. Hh…

Kunyalakan radio butut di kamarku. Masih radio yang sama, radio yang selalu menemaniku melewati malam-malam S1-ku yang penuh dengan tugas.

Kuputar tuning radio hingga kutemukan NKS FM, acara curhat kurasa. Sambil jemariku aktif dengan tulisannya yang sangat mirip cakar ayam, telingaku diam-diam konsentrasi pada setiap curhatan anak muda yang dibacakan sang presenter.

Ditengah cerita aku terhenyak sekaligus ingin tertawa saat kudengar sang presenter membacakan sebuah sms dari seorang gadis muda.

“malem A’Gusti…ini ucy di kamar, 16 thn (bukan identitas sebenarnya). Orang tuaku ngelarang aku hubungan sama pacarku yang sekarang. Padahal aku sayaaaaaang banget ma dia. Rasanya aku pengen kabur aja dari rumah. Gimana caranya A?”

Sesaat aku tertawa, tapi kemudian aku mengernyitkan dahi.

Gimana caranya? Cara kabur dari rumah? Atau cara mengatasi masalahnya? Hahaha…entah degradasi apa yang sedang terjadi dengan remaja sekarang. Mereka menjadikan ‘cinta monyet’ diatas segalanya. Bahkan mereka berani menyingkirkan orang tua yang melahirkan dan membesarkan mereka atas nama CINTA. Really…??? Bukan sekedar nafsu yang selalu membara disetiap tetes darah muda zaman sekarang yang tanpa sadar telah menggerogoti esensi hidup mereka secara perlahan.

Akhirnya hanya penyesalan yang tersisa, hanya kekecewaan yang diberikan pada orang tua. Apa ini yang ‘Remaja Gaul’ inginkan? Mm..ironis memang.

Tak jarang kutemukan remaja yang dikungkung rasa skeptis karma menyandang status ‘JOMBLO’.

Malu? Gengsi? Atau apa?

Kurasa tak ada ruginya jika masa remaja dilalui tanpa pernah mengecap dunia pacaran. Tapi juga bukan berarti tak ada untungnya. Tergantung…

Yang membuatku bingung, mengapa remaja sekarang selalu terlihat ‘sakau seakan kehabisan morphin’ jika hidupnya tak dilalui dengan seorang ‘kekasih’.

Hey!! C’mon! masih banyak hal yang bias kita lakukan. Masih banyak sisi istimewa kita yang orang lain belum tahu. Masih banyak yang belum kita rubah jadi lebih baik dalam hidup ini.

Just look at me!

See…!!?? I’m Single and Very Happy (I think.hehe…)

Masih ada ayah, ibu, adik, kakak, teman. Tak harus selalu PACAR bukan?

Think about that!!

3 responses

  1. iniesta

    Benerr, Saya ge perneh (teu kahaj) dengerin acara kaya gituan…. tapi asyik juga sih….
    eit…jangan Suudzonn… Saya mah ge pernah ikutan….sumpah cuma sekedar dengerin….
    untung aya Opie aNDARESTA….

    March 19, 2009 at 3:52 pm

  2. seniatussaadah

    Hah…? serius A ga pernah ikutan? yakin…? hehe…

    March 20, 2009 at 6:23 pm

  3. abes08

    jangan pake yakin, atuh…. selain yakin istilahna… heheh…

    March 25, 2009 at 2:50 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s