Hanya aku yang tahu isi hatiku…

Keangkuhanku…

Hanya satu kata yang dapat mendamaikan dunia. benarkah?

ketika ku angkat poselku dengan ragu…

Ragu mengakui kesalahanku

Ragu menurunkan standar angkuhku

Ragu akan malu-ku saat kuucap kata “maaf”

Ah…mengapa rasa angkuh ini begitu besar?

mengapa rasa angkuh ini sulit kutaklukan?

Andai aku tak memiliki keangkuhan ini…

Akan dengan mudah kukatakan, “Ibu, maafkan aku”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s